Tampilkan postingan dengan label BasketBall. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BasketBall. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Juni 2008

"GAME ke-5"

Los Angeles - Los Angeles Lakers memperpanjang "nyawa" dengan kemenangan 103-98 atas Boston Celtics di game kelima final NBA. Lakers kini memangkas ketinggalan jadi 2-3.

Belum pernah ada tim yang memenangi titel juara NBA setelah tertinggal 1-3. Ke-28 upaya sebelumnya telah gagal tapi kini Lakers punya kans jadi tim pertama yang melakukannya.

Menjamu Celtics di Staples Center, Lakers langsung menggebrak dan menutup kuarter pertama dengan unggul jauh 39-22. Tapi Celtics ganti dominan di kuarter kedua dengan menambah 30 angka, sedangkan Lakers hanya 16. Paruh pertama pertandingan ini ditutup dengan keunggulan tipis Lakers 55-52.

Memasuki kuarter ketiga, Lakers membenahi penampilan dan kembali mampu melebihi raihan angka Celtics di kuarter tersebut, sebanyak tiga bola. Keunggulan terjaga, pertandingan pun akhirnya bisa dimenangi kendati di kuarter terakhir Celtics coba mengejar.

Kobe Bryant tampil jadi pencetak poin terbanyak buat Lakers, yaitu 25 angka, termasuk dunk menentukan di menit-menit akhir. Tujuh rebound dan empat assist ditambahkannya. Paul Gasol dan Lamar Odom juga bermain apik buat Lakers. Gasol mengemas 19 poin, 13 rebound dan enam assist, sementara Odom bikin 20 poin dan 11 rebound.


"Kami tak ingin melihat sampanye (perayaan Celtics). Itu tak mudah. Saya tak berharap bakal mudah," tegas Odom seperti dikutip Yahoosport, Senin (16/6/2008).

Sementara Celtics dimotori oleh Paul Pierce yang mengemas poin terbanyak dalam pertandingan, yakni 38 angka. Sayangnya, dulangan angka Pierce yang luar biasa tidak diikuti oleh rekan-rekannya. Selain Ray Allen, yang membuat 16 poin, dan Kevin Garnett (13 angka), tidak ada lagi pemain Celtics yang mengemas poin sampai dua digit.

Hasil imbang membuat pertandingan akan memasuki game keenam, yang dihelat di Celtics. "Kami sudah pernah menang di tandang sebelumnya. Kami sudah pernah bermain di atmosfer yang alot," lugas Bryant.

Sumber : detikSport.com

Read More...... Read More..

"GAME ke-4"


Lakers - Boston Celtics di ambang gelar juara NBA. Adalah kemenangan 97-91 atas LA Lakers di game keempat yang membuat Paul Pierce dkk untuk sementara mengungguli Lakers dengan skor 3-1.

Di Staples Center, Jumat (13/6/2008), kemenangan Celtic didapat dengan perjuangan luar biasa. Sempat tertinggal 24 poin, skuad besutan Glenn Rivers mampu membalikkan keadaan dan menyudahi laga sebagai pemenang dengan keunggulan 97-91.

Sejarah NBA mencatat tak pernah ada tim yang mampu mengejar ketinggalan setelah tertinggal 15 angka sejak kuarter pertama, sementara Elias Sports Bureau menyebut kemenangan tersebut sebagai comeback terbaik di final sejak tahun 1971.

Apapun sejarah yang dicatat, yang jelas Celtics kini tinggal selangkah lagi menuju cincin juara NBA-nya yang ke-17, sesuatu yang tahun lalu rasanya tak mungkin dilakukan. Game kelima masih akan digelar di Staples Center pada Senin (16/6/2008) mendatang.

Di awal pertandingan Lakers sepertinya akan mampu membukukan kemenangan untuk menyamakan posisi di kedudukan 2-2 setelah unggul telak 35-14 di kuarter perdana. Kondisi tersebut bertahan di kuarter selanjutnya karena perolehan poin tuan rumah masih lebih unggul dengan kedudukan 58-40.

Malang buat Lakers karena keunggulan tersebut tak mampu dipertahanan. Diawali perolehan poin yang minim di kuarter tiga yang membuat keunggulan mereka terpangkas menjadi hanya 71- 73, Celtics akhirnya memastikan merebut game keempat dengan keunggulan 97-91.

Adalah Ray Allen yang menjadi bintang kemenangan Celtics dalam laga tersebut setelah membukukan 19 poin, sembilan rebound dan dua assist. Sementara Paul Pierce menambahkan 20 angka lagi plus, empat rebound dan tujuh assist.

"Saya tak mau terlalu bergembira. Saya masih harus menjalani pertandinag kelima yang berbarengan dengan hari ayah dan mencoba memenanginya, setelah itu saya baru bisa bernapas. Saat ini masih menunggu untuk menghembuskan napas," ungkap Pierce usai pertandingan seperti diberirakan Yahoosport

Sumber : detikSport.com

Read More...... Read More..

Kamis, 12 Juni 2008

"NBA akan Sambangi Indonesia"


Surabaya - National Basketball Association alias NBA, segera punya even resmi di Indonesia. Untuk itu, liga asal Amerika Serikat tersebut berkolaborasi dengan DetEksi Basketball League (DBL), liga pelajar terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Jawa Pos Group.

Kerja sama itu bersifat multiyear (jangka panjang). Tujuannya membantu pengembangan popularitas basket dan kemampuan para pemain di Indonesia. Mulai Agustus tahun ini, NBA akan mengirimkan pemainnya ke Surabaya, pusat DBL.

Pemain itu akan menyaksikan final DBL Jawa Timur pada Sabtu, 23 Agustus nanti. Bertempat DBL Arena gedung basket baru di kawasan Ahmad Yani, Surabaya, sang pemain akan memberikan semangat kepada para finalis dan menyapa para penggemar.

Sehari kemudian, pemain itu tampil lagi dalam NBA Basketball Clinic. Memberikan materi latihan dan pengalaman hidup kepada tim-tim juara DBL dari sebelas kota di Indonesia. Klinik itu merupakan even resmi pertama NBA di Indonesia.

Pada pertengahan 2009, kerja sama bakal ditingkatkan. NBA dan DBL berkolaborasi untuk menyelenggarakan Indonesia Development Camp yang pertama, juga di DBL Arena Surabaya. Camp berlangsung lebih dari sehari, memberikan materi yang jauh lebih komplet.

Bukan sekadar mengirimkan pemain, NBA juga mengirimkan dua asisten pelatihnya ke Surabaya. Mereka akan menjadi instruktur untuk para pemain dan pelatih yang dipilih berdasar performa di DBL.



Dalam Indonesia Development Camp itu, para pemain dan pelatih mendapatkan pelatihan formal. Setiap hari juga diselenggarakan pertandingan supaya para peserta bisa mengaplikasikan pelajaran yang baru saja mereka dapatkan.

Pada hari terakhir camp, 20 terbaik bakal turun dalam Indonesia Development Camp All-Star Game. Setelah itu, juga akan dipilih seorang MVP (most valuable player alias pemain terbaik).

Untuk nama pemain, NBA dan DBL segera mengumumkannya dalam waktu dekat ini. Heidi Ueberroth, NBA president, global marketing partnerships and international business, menegaskan bahwa kerja sama itu merupakan yang pertama di Indonesia.

"Kami tak sabar memulai kolaborasi bersama DBL, menyelenggarakan even pertama kami di Indonesia. Ini bakal menjadi program luar biasa untuk membantu pengembangan basket dan kualitas permainan di Indonesia," kata Ueberroth dalam rilis yang diterima detiksport.

Commissioner DBL Azrul Ananda menyatakan bangga bisa berkolaborasi dengan liga paling bergengsi di dunia. Kami merasa terhormat dan senang bisa menjalin kerja sama multiyear untuk mengembangkan basket di Indonesia ini," ujar Azrul.

Read More...... Read More..

"GAME Ke TIGA"



Los Angeles - Kedudukan laga final NBA antara LA Lakers kontra Boston Celtics kini berubah menjadi 2-1. Dipimpin Kobe Bryant yang tampil gemilang, Lakers sukses memenangi game ketiga dengan 87-81.

Jatah bermain di kandang sendiri di Stales Center, Rabu (11/6/2008) dimanfaatkan dengan maksimal oleh Lakers untuk balik menundukkan lawannya. Kemenangan ini juga menghindarkan Lakers dari "kutukan" final karena sepanjang sejarah NBA tak ada tim yang mampu menjadi juara setelah tertinggal 0-3 .

Meski menang, Lakers harus melalui perjuangan ekstra berat di game ketiga ini. Di kuarter pertama saja kedua tim bermain sama kuat dengan perolehan poin 20-20.
Memasuki kurater kedua Lakers mulai menjauh dan unggul 43-37, namun di kuarter tiga tuan rumah kembali dalam posisi tertinggal dengan kedudukan 62-60.

Baru di kuarter penutup Lakers perlahan-lahan mulai menjaga jarak perolehan poin dengan Celtics, di kuarter ini Lakers unggul telak 27-19 yang membuat mereka secara keseluruhan menang 87-81.


"Kami hanya ingin bermain. Saya pikir tak seorang pun dari kami yang merasa desperate," ungkap Kobe yang menjadi penampil terbaik Lakers dengan 36 poin, tujuh rebound dan satu assist seperti diberitakan Yahoosport.

Jumlah poin MVP NBA musim 2008 itu terpaut cukup jauh dari apa yang ditorehkan Ray Allen yang menjadi pemain terbaik Celtics dan mengumpulkan 25 poin, lima rebound dan dua assist.

Dengan game keempat yang masih digelar di tempat yang sama, Lakers berpeluang besar menyamakan kedudukan. Di Staples Center tim peraih 15 gelar juara NBA itu selalu menang di sembilan pertandingan post season musim ini dan bahkan tak terkalahkan dalam 15 laga terakhir di musim reguler atau sejak 28 maret lalu.

Read More...... Read More..

Senin, 09 Juni 2008

BOSTON CELTIC Rebut Game ke Dua

Boston - Boston Celtics kembali meraih kemenangan dalam game kedua final NBA. Celtics menundukkan LA Lakers 108-102 dan untuk sementara unggul secara keseluruhan 2-0.

Dalam pertandingan game pertama yang berlangsung Jumat (6/6/2008) lalu, skuad arahan Doc Rivers berhasil menundukkan Lakers dengan skor 98-88. Pertandingan tersebut diwarnai dengan melempemnya permainan Kobe Bryant dan gemilangnya performa kapten Celtics, Paul Pierce.

Namun, dalam laga kedua yang berlangsung di TD Banknorth Garden, Senin (9/6/2008) siang WIB, Bryant berhasil memperbaiki penampilannya dan mencetak 30 poin plus empat rebound dan delapan assist.

Masalahnya, Pierce juga tak kalah cemerlang. Ia berhasil mendulang 28 poin, empat rebound, serta delapan assist dan menjadi penentu kemenangan Celtics dalam pertandingan ini.

Ketika pertandingan tinggal menyisakan delapan menit Celtics sempat unggul hingga 24 angka. Namun,Lakers terus mengejar dan memperkecil ketertinggalan menjadi 104-102 melalui dua free throw Bryant di sisa 38,4 detik laga

Tetapi, Pierce berhasil mencetak angka melalui dua free throw dan kembali memperbesar keunggulan Celtics. Ia pun sempat memblok sebuah jump shot yang dilakukan Sasha Vujacic. Celtics pun memastikan kemenangan 108-102 setelah James Posey menyumbang poin melalui dua buah free throw. Di akhir laga Garnet dan Bryant dinobatkan menjadi top performer dari masing-masing kubu.

"Saya pikir kami sedikit lengah ketika unggul. Kami tidak mempertahankan permainan agresif kami dan membiarkan mereka menekan," ujar Pierce seusai pertandingan seperti dilansir Yahoosports.

"Kami berhenti melakukan penjagaan ketat dan mendapat pelajaran dari pertandingan di kuarter keempat. Kami harusnya bermain tak kenal ampun untuk terus mencetak poin dan mengakhiri pertandingan," lanjutnya.

Selanjutnya pertandingan gam ketiga hingga kelima akan dimainkan di kandang Lakers, Staples Center. Bagi mereka ini merupakan momentum untuk meraih angka sekaligus membalikkan kedudukan. Game ketiga sendiri akan berlangsung pada hari Selasa (10/6/2008) waktu setempat.

sumber : www.detikSport.com

Read More...... Read More..

Jumat, 06 Juni 2008

"FIRST GAME"

Td malem game pertama final NBA season 2008 udah digelar
Hasil pertandingan tadi malem : 98 - 88 , Celtics memimpin 1-0 atas Lakers. Hore……
Menurut aq td malem finalnya sueru bgt
Gw mw mengomentari beberapa hal dari pertandingan kmaren,,antara laen:

1. Suasana TD Banknorth Garden, kandang Boston Celtics, yang begitu meriah dengan kehadiran +/- 19.000 penonton.Hampir smua tribun berwarna hijau.Bahkan actor kawakan Hollywood,yg maen di film DIE HARD itu tuh,y sapa lg klo bukan Bruce Willis. (Mungkin dia sedang mengamankan gedung dari ancaman teroris, seperti yang biasa dia lakukan di beberapa filmnya).hehehe…….

2. Match up di setiap posisi yang saling bergantian,maksud gue rotasi defence dari Boston Celtic.terutama Kevin Garnett (KG) yang menjaga Lamar Odom dan dijaga Pau Gasol. Serta Kobe Bryant yang secara bergantian dijaga Ray Allen, Paul Pierce, dan James Posey.

3. Dunk-dunk spektakuler. Pertama oleh Bryant hasil alley opp Derek Fisher setelah Celtics melakukan turnover. Disusul KG yang berhasil melakukan drive dari sisi kiri pertahanan Lakers menuju wilayah key hole. Tanpa kawalan berarti dia berhasil melakukan dunk dua tangan. Dan yang paling spektakuler juga datang dari KG, setelah berhasil melakukan dunk dari hasil bola rebound tembakan Posey yang tidak tepa sasaran. Dunk ini KG lakukan dengan MANTAP tepat di depan Gasol. Gasol.hahahaha
“In Your Face Bro” mnakin KG blang kayak gtu ke Gasol (jd Pengen bias nge-dunk)

4. Sikap heroik dua starter Celtics. Pertama Kedrick Perkins. Sempat dirawat beberapa saat akibat angkle-nya bermasalah setelah bertabrakan dengan Derek Fisher, Perkins kembali ke lapangan diikuti tepuk tangan meriah dari para penonton. Dan yang paling membakar semangat dan bikin jantung pada penggemar Celtics berdebar adalah saat Pierce kembali ke lapangan setelah juag dirawat beberapa saat akibat berbenturan dengan Perkins pada saat dia menjaga Bryant melakukan jump shoot.
Pierce mencoba menahan sakit dilututnya setelah terjatuh dan harus digendong ke ruang perawatan pada menit ke-4 kuarter 3. Sebelum kejadian ini Pierce berhasil menyarangkan 8 poin Celtics berturut-turut termasuk four points play-nya setelah berhasil mengelabui Vucanic dengan fake shoot-nya untuk mendapatkan foul di garis three points.
Setelah mendapat perawatan Pierce kembali ke lapangan di menit ke-6, berjalan sendiri, tanpa bantuan, diikuti dengan tepuk tangan berdiri seluruh penggemar Celtics di gedung. Terlebih setelah dia kembali masuk ke lapangan. Mengetahui semangat Celtics makin memanas, Phil Jackson, pelatih Lakers, segera mengambil time out dengan tujuan untuk menetralkan situasi ini kembali. P.Jackson memang dikenal sebaga pelatih paling handal dalam mengambil timing time out.
5. Khusus yang ini saya memberikan 5 bintang (*****) untuk penampilan Pierce di kuarter 3. Selain sikap heroik yang dia tunjukkan di atas, serangan dia di kuarter ini juga sangat luar biasa. 5-5 field goals, termasuk 3-3 dari three points. Total dia mencetak 15 poin dari keseluruhan 22 poin yang dia buat. Yang paling hebat tentunya back-2-back three ponts-nya pada saat Celtics mendapat kesempatan fast break. Hal ini membuat penonton makin keras meneriakkan kata-kata yang tertera di baju kaos mereka; “Beat L.A.!”, berkali-kali.
6. Pemain cadangan Celtics, khususnya para veteran P.J. Brown dan Sam Cassell. Cassell, pemegang 2 cincin juara NBA bersama Hourton Rockets, memberi semangat dan cara mengatasi tekanan di final bagi offense Celtics, khususnya point guard muda Rajon Rondo. Sedangkan Brown menjadi pelapis sempurna bagi Perkins yang terkena 4 fouls di kuarter 3, di defense Celtics. Block, rebound, double team, intimidation, he did them all !!!

Read More...... Read More..

Kamis, 05 Juni 2008

"NBA FINAL SEASON 2008"


NBA FINAL 2008
Kompetisi bola basket profesional Amerika Serikat, NBA, untuk musim 2007-2008 ini akan menghasilkan juara baru. Juara bertahan tahun lalu, San Antonio Spurs tumbang di tangan Los Angeles (LA) Lakers pada final wilayah Barat. Sementara juara bertahan dua tahun sebelumnya, Miami Heat bahkan tak berhasil masuk babak play offs sekali pun.
Setelah melalui serangkaian babak play offs, akhirnya Lakers menjadi juara wilayah Barat. Di wilayah Timur, juaranya adalah Boston Celtics yang mengalahkan Detroit Pistons. Kalau Lakers mengalahkan Spurs dengan skor keseluruhan 4-1, maka Celtics unggul dalam skor total 4-2 atas Pistons.
Banyak pihak yang memang telah meramalkan bahwa Lakers bakal bertemu Celtics di babak grand final NBA 2007-2008 yang bakal dimulai pekan depan. Hal itu setelah melihat penampilan kedua tim yang bermain gemilang di babak reguler. Pencinta basket yang telah cukup lama mengikuti perkembangan NBA, juga banyak yang gembira pertemuan antara Lakers dan Celtics itu.
Hal ini mengingatkan persaingan antara kedua tim itu dalam kurun waktu 1980 sampai 1990. Pada masa itu, Lakers berhasil meraih 5 kali gelar juara, sedangkan Celtics 3 kali menjadi juara. Dua tim lain yang berhasil merebut trofi juara NBA pada kurun waktu itu adalah Philadelphia 76ers yang menjadi juara pada 1983 dan Detroit Pistons pada 1989. Di masa itu, dua bintang NBA yang disebut-sebut sebagai bagian dari bintang basket sepanjang masa tampil di Lakers dan Celtics. Earvin "Magic" Johnson bermain di Lakers, sementara Larry Bird tampil mewakili Celtics.
Kini di kedua tim juga ada pemain bintang. Di Lakers ada Kobe Bryant yang terpilih sebagai pemain terbaik, Most Valuable Player (MVP), kompetisi reguler NBA 2007-2008. Sedangkan di Celtics ada Kevin Garnett, yang juga baru terpilih sebagai pemain bertahan terbaik NBA 2007-2008.
Kita tunggu aksi kedua bintang itu dalam laga grand final NBA yang pasti memikat dan seru!

Read More...... Read More..

Kamis, 01 Mei 2008

"KELLY PURWANTO"



Penyihir Baru di Lapangan Basket

“Tujuan akhir bermain basket memang mencetak angka. Tapi kalau selain mencetak angka kita bisa memberikan hiburan kepada penonton, kenapa tidak,” tutur the raising star, Kelly Purwanto. Kelly melesat cepat di orbital basket. Ia dipuja mania basket tanah air. Gaya permainan ekplosifnya mengingatkan orang kepada permainan Ali Budimansyah di penghujung 90-an. Punya ball handling menawan, passing fancy namun akurat serta akselerasi prima penuh trik saat melewati lawan. Tidak heran namanya terpilih bermain di IBL Allstar Game 2005 di Makassar.

Sikap yang bersahaja di dalam dan luar lapangan menjadi nilai lebihnya. Tidak berlebihan mendaulat Kelly sebagai bintang baru di kompetisi IBL musim 2005 ini. “Senang mengetahui permainan saya disenangi. Dukungan pencinta basket membuat saya ingin bermain lebih baik lagi,” ucap anak keempat dari lima bersaudara ini merendah.

Permainan bola basket terasa lebih berwarna dengan kehadiran Kelly. Di lapangan, pemain yang pernah mewakili Indonesia di Adidas Asia Streetball tahun 2002 lalu ini bak penyihir. Memukau penonton dan mengelabui lawan.

Ali Budimansyah, salah satu pebasket idola Kelly sendiri mengakui kehebatan juniornya tersebut. “Melihat Kelly, seperti melihat diri saya beberapa tahun lalu. Dia hanya butuh jam terbang untuk meningkatkan kemampuannya,” puji Budi.


Berawal Dari Ajakan Kakak

"Perkenalan Kelly dengan bola basket tidak terlepas dari peran saudara kandungnya, Franky Purwanto. Saat masih duduk di kelas lima SD, sang kakak kerap mengajaknya bermain di lapangan basket dekat rumahnya. Kelly kecil selalu kalah dari kakaknya yang saat itu sudah duduk di bangku SMP.

“Jika tidak dengan kakak, saya bermain sendiri. Biasanya saya bisa bermain basket seharian,” kenangnya.

Selain basket ia berlatih sepakbola dengan serius. Setiap Senin, Rabu dan Jumat ia berlatih di sekolah sepakbola Pelita Jaya, Lebak Bulus. Latihan sepakbola agaknya memberikan kontribusi terhadap permainan basketnya. Maklum, posisinya di sepakbola adalah kiper, orang yang banyak melakukan gerakan melompat untuk menangkap atau menepis bola. Tidak heran selain kemampuan dribbling, Kelly dikenal karena kemampuannya melakukan rebound dengan lompatan tinggi dan timing yang tepat.

Kelly semakin serius bermain basket di bangku SMP. Apalagi karena kesibukan sekolahnya, ia tidak bisa berlatih sepakbola. Basket menjadi aktifitas olahraga satu-satunya.

“Saya bisa seharian bermain basket di lapangan. Kadang-kadang teman saya bingung melihat saya,” katanya sambil tertawa.

Pebasket kelahiran 3 Agustus 1983 ini mengaku bermain basket secara alamiah. Tidak ada pelatih atau guru yang membimbing. Ia hanya melihat orang-orang bermain basket. Hal ini berlangsung hingga duduk di bangku SMA. Baru di penghujung SMA ia bergabung di klub Satria Muda Junior
Sempat Berhenti Karena Cedera

Bakat besar membuat Kelly ditaksir oleh STIE Perbanas. Usai lulus SMA tahun 2001, Perbanas memberikan beasiswa kepadanya. Jadilah ia masuk menjadi skuad inti Perbanas di ajang Libama Nasional. Sayangnya di musim pertama Perbanas hanya menempati posisi runner-up.

Di tahun ini pula ia mulai mengenal AND1. Karena tertarik dengan aksi-aksi pebasket Amerika tersebut, ia mencoba menirunya. Bukan merupakan hal sulit dengan bakat yang dimilikinya. “Saya hanya meniru gerakan-gerakan yang bisa diterapkan di pertandingan basket resmi. Gerakan-gerakan lain yang tidak bisa diaplikasikan di basket murni tidak saya ikuti,” tuturnya.

Tahun 2002 klubnya SM Junior dibawa menjuarai Divisi I DKI. Perbanas juga dibawa menjadi juara Libama Nasional. Yang paling mengesankan Kelly tentunya berlaga di ajang Adidas Asia Streetball di Shanghai, China. Meski timnya hanya berada di urutan kedelapan, ia keluar sebagai juara kontes lemparan tiga angka.

Tahun 2003 ia masuk roster SM berlaga di IBL. Sayangnya ia hanya sempat bermain di 4 gim. Cedera pinggang membuatnya harus absen sepanjang musim.

“Saya tidak tahu kenapa. Seingat saya sepulang pertandingan ujicoba bersama SM di kawasan puncak, saya sudah merasakan sakit di pinggang saya. Saat diperiksakan, dokter mengatakan tidak ada yang salah,”jelas pemain yang malas menggunakan taping kaki saat bermain.

Kelly masih memaksakan bermain. Namun ia akhirnya menyerah saat sakit telah mencapai puncaknya. Praktis ia berhenti bermain basket dan hanya melakukan terapi. Sesekali ia menjaga kebugaran dengan melakukan fitness sambil terus melakukan terapi penyembuhan. Akhirnya mulai tahun 2004 ia sudah dapat kembali bermain basket. Meski terkadang rasa sakit masih suka menyergapnya sampai saat ini.

2004 Tahun Kebangkitan

Tahun 2004 dapat dikatakan sebagai tahun kebangkitan Kelly. Setelah tidak dimasukkan sebagai roster SM di IBL, Kelly mulai berlatih kembali di Perbanas. Ia juga diminta untuk berlatih di tim PON DKI. Perbanas dihantarkan menjadi kampiun Libama Utama di tahun ini. Bersama tim PON DKI, ia menjadi runner-up Turnamen Sister City dan menggondol emas di PON XVI Sumsel.

“Tahun 2004 lalu memang menyenangkan buat saya. Selain bisa kembali bermain basket, saya bisa memberikan kontribusi kepada tim saya,” sambungnya.

Kesuksesan di Libama dan PON membuatnya kembali dilirik oleh tim-tim IBL. Tak hanya itu, namanya juga dipanggil untuk mengikuti seleksi pelatnas SEA Games XXIII oleh pelatih tim basket putra Rastafari Horongbala. Pengalaman berharga didapatkan dari pebasket-pebasket tanah air tersebut.

Ingin Terus Bersama Kalila

Toto Sudarsono part owner Kalila membuat langkah berani. Kalila menukar Kelly dan Yudhi Mardiyansyah dengan opsi memilih rookie di kesempatan pertama kepada SM. Langkah ini terbukti brilian. Dibawah asuhan Bambang Hermansyah, grafik permainan Kalila menanjak seiring cemerlangnya penampilan Kelly di lapangan. Bahkan nama Kalila sudah diplesetkan sebagian orang menjadi Kellyla.

“Tahun lalu Dian Heryadi, Rustawijaya dan Ponco Ariwibowo menjadi ikon Kalila. Tahun ini Kelly layak disebut sebagai ikon tim kita,”ucap Zainul Hilal, manajer kalila.

Usai putaran pertama IBL, Kalila memang hanya meraih tiga kemenangan. Namun tim ini mampu menyusahkan tim-tim besar yang membutuhkan angka untuk melaju ke final four. Sebagai bagian dari tim Kelly secara tegas ingin tetap bermain di Kalila.

“Untuk saat ini saya tidak berfikir main untuk tim lain. Saya ingin terus bermain bersama Kalila,”katanya.

Suasana tim yang harmonis menjadi salah satu alasan pemain yang suka mengenakan kaus kaki pendek ini. Ia sadar permainannya masih perlu diperbaiki untuk mengangkat prestasi timnya. Terutama sikap individunya di saat-saat penting timnya membutuhkan kemenangan.

“Mungkin saya masih emosional. Ke depan saya mesti bisa lebih banyak lagi mengontrol permainan saya,” ungkapnya menyadari.

Ia belum memutuskan sampai kapan ia bermain basket. Ia berjanji akan lebih bermain untuk kepentingan tim. Tapi ia juga berjanji, bakal terus menghadirkan hiburan di lapangan basket.

“Mungkin sampai saya tidak kuat lagi, baru saya akan mengurangi atraksi saya,” katanya sambil tertawa.


Data Pribadi
Nama : Kelly Purwanto
Tempat/tgl lahir : Jakarta 3 Agustus 1983
Tinggi/berat: 178 cm/67 kg
Anak ke : 4 dari 5
Orangtua: Abednego Purwanto (ayah) Ary Ani Astuti (ibu)
Hobi: sepakbola
Idola: Allen Iverson, Ali Budimansyah, Mario Wuysang
Pendidikan :
SD Kartika Putra 1989-1995
SMP YPK Wijaya 1995-1998
SMA YPK Wijaya 1998-2001
STIE Perbanas 2001- sekarang Jurusan Ekonomi Manajemen

Prestasi

Runner-up Libama Utama ( STIE Perbanas)…2001, Juara Divisi I DKI (Satria Muda Junior), Juara Libama Utama (STIE Perbanas), Juara kontes three point di Adidas Asia Streetball, Shanghai China,…2002, Bermain di SM Britama (final four)…2003, Runner-up Sister City (tim PON DKI), Juara kontes three point di Sister City, Juara Libama Utama (STIE Perbanas), Medali emas basket PON XVI, Sumsel…2004, Pelatnas basket SEA Games XXIII, All Star IBL di Makassar (Tim Putih)…2005 (isr)
© BasketIndonesia.Com

Read More...... Read More..

Minggu, 13 April 2008

Kobe Bryant


Kobe Bean Bryant (lahir 23 Agustus 1978) adalah seorang pemain NBA dan bermain untuk klub Los Angeles Lakers. Dia memakai kostum bernomor punggung 24 (sejak musim 2006-07) dan bermain dalam posisi Shooting guard. Kobe pertama kali bermain di NBA pada kompetisi tahun 1996-1997 dan telah membawa Los Angeles Lakers 3 kali juara saat bersama dengan pemain berbintang lainnya, Shaquille O'Neal yang sekarang ini bermain untuk tim Phoenix Suns.

Salah satu prestasi individu terbaiknya adalah mencetak 81 angka saat melawan Toronto Raptors pada tanggal 22 Januari 2006, yang merupakan jumlah angka kedua terbanyak dalam sejarah NBA yang dicetak dalam satu game. Di musim ini pula ia mencetak 50 poin ke atas dalam 4 pertandingan berturut-turut.Ia memiliki rekor sepanjang karirnya yatu membuat poin di atas 50 sebanyak 21 kali.Tetapi rekor itu belum cukup,karena pemain legenda Wilt Chamberlain dan Michael Jordan lebih banyak mencetak poin di atas 50, Chamberlain dengan 108 kali dan Jordan 31 kali. Tapi, dalam sejarah NBA ia pernah mencetak 81 poin dalam 1 game di mana itu adalah rekor poin terbanyak kedua setelah Wilt Chamberlain yang bisa mencetak 100 poin dalam 1 game.

Posisi : Shooting guard
Julukan : Black Mamba,KB24
Liga : NBA
Tinggi : 6 ft 6 in (1.98 m)
Berat : 205 lb (93 kg)
Klub : Los Angeles Lakers
Negara : Amerika Serikat
Lahir : 23 Agustus 1978 (umur 29)Philadelphia,
Pennsylvania
SMA Lower Merion HS : (Lower Merion, Pennsylvania)
Draft : ke-13 (secara keseluruhan),1996,Charlotte Hornets
Karir pro : 1996 – sekarang
Penghargaan : 9 kali NBA All-Star
9 kali All-NBA Selection
7 kali All-Defensive Selection
2 kali NBA All-Star MVP
1997 Juara Kontes Slam Dunk NBA
1996 Naismith Prep Player of the Year
1996-1997 All Rookie Second Team

Read More...... Read More..

Lebron James


LeBron Raymone James, lahir 30 Desember, 1984 di Akron, Ohio), mempunyai julukan King James, adalah pemain bola basket Amerika Serikat yang bermain dalam All-Star di kompetisi National Basketball Association sebagai small forward dan sekarang ia bermain di klub Cleveland Cavaliers. Ia bertinggi badan 203 cm. Ia terkenal dengan gaya slam dunk nya yang merebut hati para penonton.
Prestasi terbaik dengan Cleveland Cavaliers saat ini adalah menembus NBA Finals pada musim 2006/07 dan bertemu San Antonio Spurs. Namun dia tidak bermain baik seperti yang dia lakukan di NBA Play-off dan akhirnya Cavaliers kalah 4-0 dari Spurs. [[Pada saat all stars tahun 2006dan2008, Lebron James mendapatkan MVP All-stars karena waktu itu, wilayah yang ia bela di all stars, East menang dari west.

Posisi : Small Forward
Julukan : King James
Tinggi : 6 ft 8 in (2.04 m)
Berat : 250 lb (114 kg)
Klub : Cleveland Cavaliers
Negara : Amerika Serikat
Lahir : 30 Desember, 1984Akron, Ohio
Kuliah : St. Vincent-St. Mary,
Akron Ohio Draft ke-1, : 2003Cleveland Cavaliers
Karir pro : 2003/04 – sekarang

Read More...... Read More..